17.37

KEBESARAN-MU


Diriku bukanlah orang yang sempurna
Bukan juga orang yang ingin sempurna
Aku hanya ingin menjadi orang
Yang bisa mengakui kesempurnaan-MU
Aku takut dengan-MU
Aku takut dengan kebesaran-MU
Aku takut membuat-MU marah
Aku takut membuat-MU murka karena tingkah ku
Ya ALLAH.... berilah aku ketabahan
Ketabahan menjalani hidup
Hidup yang telah KAU takdirkan untukku
Hidup yang tak pernah ku ketahui akhir nantinya
Aku hanya mampu bersipu di hadapan-MU
Aku hanya mampu mengharap belas kasih-MU
Aku hanya mampu mengharap maaf dan ampun-MU
Berilah hamba-MU kemuliaan
Kemuliaan disisi-MU dan RASULULLAH
Letakkanlah aku disisi orang kesayangan-MU
Ridhoilah semua perbuatan ku sehari-hari

17.19

surga di bumi


Tirai kehidupan tiba-tiba saja tersibakTeka-teki misteri perlahan terkuakDan cahya terang merasuk ke kamarku yang suramAku melongok keluar jendela, untuk menyaksikanLalu kulangkahkan kakiku mengitari kotaMenghirup napas kebebasan yang melegakanDan dunia serasa berubahSebab semua menjadi lebih indahWalau hati ini masih berkandung gundahSemangatku seakan membuncahDan mimpiku berkecambah;Jalanku menjadi lebih terjal, tetapi sekarang jelasHutan mana yang mesti kuterabasTak peduli sakit ataupun panasSegalanya kuterima dengan hati puasSebab Rajawali takkan tumbuh jika takut terbangDan mentari tak ditakdirkan sembunyi di balik awanJika manusia enggan berjuang,Lalu apa yang didapatkan, kecuali putus asa dan kesedihanHari ini, aku hidup demi mimpiku sendiriHari ini, mimpiku lebih berharga dan segalanyaUntuk membuktikan bahwa aku benar;Bahwa keberanian melahirkan keberhasilanKetekunan melampaui semua kekuatanDan kejujuran bukanlah kelemahanHanya satu jawabnya,Mahkota Sang Raja di istana mesti digenggamTapi suatu saat nanti, aku ingin hidup untuk orang lainDadaku selalu sesak melihat anak-anak jalananMereka mengemis dan kelaparanDan ibu yang menangis tertahanSaat bencana datang tanpa peringatanMereka yang tertindas memohon pertolonganUntuk keadilan yang tak jua datangOh, bangsaku yang wajahnya tercoreng arangTunggulah, jika saatku tiba;Saat aku cukup kuat menanggung bebanSaat kata-kataku bukan lagi angin yang tak dipedulikanAku ingin membangun surgaDi atas bumi yang tak sempurnaDimana semua orang bisa bahagiaSaling berbagi, walau hanya sejumput doaSekarang, mungkin tanganku terulur lemahDan hanya bisa kusampaikan keluh kesahTapi, mimpi untuk suatu saat nantiTakkan boleh mati; Mesti jadi abadi

17.14

pErSHbaTaN......


Tak mengenal ras dan bahasaJangan pandang ia dari warnaPapa dan kaya bukan bencanaSusah dan senang lalui cerita Terdiam kita dalam kesunyianMerenung ia tak kunjung datangMenangisi kenangan mati dijalanSeribu keceriaan tak terlupakanJagalah kesucian dari sang hitamLebih dan kurang jadi bimbinganMenutupi fitnah jangan berjalanJauhkan beban dari sang kelamMengapa kita mengotorinyapadahal suci didepan mataMengapa hati mesti dikhianatiBila sang raja benar mengarahi